This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Universitas Trisakti, Fakultas Teknologi Industri, Teknik Informatika, 064.013.016

Visitors

Flag Counter

Minggu, 04 Juni 2017

Praktikum 11 Organisasi Komputer dan Sistem Operasi "Manajemen Proses"



LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER DAN SISTEM OPERASI
MANAJEMEN PENJADWALAN PROSES

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSMjopjopE2sgERrU9Ib84vZ6kDU7qf3Cm1JoeQ-95vAyg9UlLF2xb2wzLuqcvcl3LkSfQOv6yl7QswENkHw6wp9BGhEJQrPRLMyf-sxybzt4Q3IHxoiVk_tX6STIu9bOTQze1QFntP7E/s1600/logo+trisakti.jpg

Aulia Akbar064.013.016







Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2017




Teori Percobaan

Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Setiap kali menggunakan utilitas system atau program aplikasi dari shell, satu lebih proses “child” akan dibuat oleh shell sesuai dengan perintah yang diberikan. Setiap kali instruksi diberikan kepada Linux Shell, maka kernel akan menciptakan sebuah proses-id yang disebut dengan terminology Unix sebagai sebuah job. Ada beberapa tipe proses: Yang pertama adalah foreground yang merupakan proses yang diciptakan oleh pemakai langsung pada terminal (interaktif, dialog), kemudia Batch yang merupakan proses yang dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial, lalu Daemon yang merupakan proses yang menunggu permintaan dari proses lainnya dn menjalankan tugas sesuai perminaan tersebut.

Proses melewati serangkaian keadaan diskrit. Penjadwalan proses merupakan kumpulan kebijakan dan mekanisme di system operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan system computer. Penjadwal (scheduler) bertugas untuk memutuskan hal-hal seperti proses yang harus berjalan dan kapan dan berapa lama proses berjalan.

CARA PERCOBAAN

  1. Menghentikan dan memulai kembali job

Cara lain meletakkan job pada background dengan memulai job secara normal (pada foreground), stop job dan memulai lagi pada background

$ yes > /dev/null



Hentikan semestara job (suspend), bukan menghentikannya (terminate),tetap menghentikan sementara job sampai direstart.
Untuk menghentikannya sementara job gunakan Ctrl+Z.


Untuk restart job pada foreground, gunakan perintah fg

$ fg
       

Shell akan menampilkan nama perintah yang diletakkan di foreground. Stop job lagi dengan Ctrl+Z. Kemudian gunakan perinath bg untuk meletakkan job pada background.

$ bg




Job pada background dapat digunakan untuk menampilkan teks pada terminal, dimana dapat diabaikan jika mencoba mengerjakanjob lain.

$ yes &




Untuk menghentikannya tidak dapat menggunakan Ctrl+C. Job harus dipindah ke foreground, baru dihentikan dengan cara tekan fg dan tekan Enter, kemudian dilanjutkan dengan Ctrl+Z untuk menghentikan sementara.


Apabila ingin menjalankan banyak job dalam satu waktu, letakkan job pada foreground atau background dengan memberikan job id.

$ fg %2 atau $ %?
$ bg %2




Tekan fg dan tekan enter. Kemudian dilanjutkan dengan Ctrl+Z untuk menghentikan sementara.


Lihat job dengan perintah ps –fae dan tekan enter. Kemudian hentikan proses dengan perintah kill.

$ ps –fae





$ kill -9 <noPID>





  1. Percobaan dengan Penjadwalan Prioritas
Login sebagai root
Buka tiga terminal, tampilkan pada screen yang sama.

Pada setiap terminal, ketik PSI = “\w:” diikuti Enter.



Karena login sebagai root, maka akan ditampilkan ~: pada setiap terminal. Untuk setiap terminal ketik pwd dan tekan Enter.



Buka terminal lagi (ke empat), atur posisi hingga ke-empat terminal terlihat pada sceen.




Pada terminal keempat, ketika top dan tekan Enter. Maka program top akan muncul. Ketik i. Top akan menampilkan proses yang aktif. Ketik lmt. Top tidak lagi menampilkan informasi pada bagian atas dari screen. Pada percobaan ini, terminal ke empat sebagai jendela Top.





Ketik i, Top akan menampilkan proses yang aktif


Ulangi langkah 7 untuk terminal 2.

Jendela Top akan menampilakn dua program yes sebagai proses yang berjalan. Nilai %CPU sama pada keduanya. Hal ini berarti berdua proses mengkonsumsi waktu proses yang sama dan berjalan cepat. Namun PID dari kedua proses berbeda. Kemudian gunakan terminl 3 dan ketik renice 19<PID terminal> dan diikuti enter.

Tunggu beberapa saat sampai program top berubah dan terlihat pada jendela top.

Pilih jendela top dan tekan r. Program top pada prompt, PID to renice: tekan <PID terminal> dan tekan enter. Program top memberikan prompt Renice PID <PID terminal> to value : tekan -19 dan tekan enter.

Tunggu beberapa saat sampai top berubah dan lihat nilai %CPU pada kedua proses.

Pilih terminal 3 dan ketik nice –n -10 yes dan tekan enter. Tunggu beberapa saat agar program top berubah dan akan terlihat proses primes ketiga.

Jangan menggunakan mouse dan keyboard selama sepuluh detik.

Program top akan menampilkan proses yang aktif selain program yes. Maka akan terlihat proses top terdaftar tetapi %CPU kecil dan konsisten.

Sehingga kursor berubah pada screen dan terlihat apa yang terjadi pada tampilan top. Proses tambahan akan muncul nilai %CPU akan berubah. Pilih jendela top ketik r. PID to renice : muncul prompt. Ketik PID terminal dan tekan enter. Kemudian ketik 0 dan tekan enter.

Selesai





KESIMPULAN
          
Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Di Linux, setiap program merupakan proses. Proses dapat diciptakan dan dapat pula dimusnahkan. Ketika sistem operasi GNU/Linux pertama kali diaktifkan, saat itu pula proses yang bertanggung jawab untuk memuat kernel diciptakan. Proses yang pertama kali diciptakan di Linux disebut init. Konsep proses di Linux memiliki kemiripan dengan konsep file permission.
Dalam pengertian setiap user hanya dapat memanipulasi proses yang menjadi miliknya. Setiap proses juga memiliki PID atau Process ID yang merupakan nomor unik yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan proses bersangkutan.
Terdapat 4 konsep dasar manajemen proses :
  1. Multiprogramming, salah satu teknik penjadwalan dimana tugas (task) yang sedang berjalan tetap berjalan sampai ia melakukan operasi yang membutuhkan waktu untuk menunggu respon dari luar (external event), misalnya membaca data dari disket/CD/dsb, atau sampai komputer memaksa untuk menukar tugas yang sedang berjalan dengan tugas lainnya.
  2. Pseudoparallelism, eksekusi proses secara paralel pada sistem.
  3. Multiprcessing, kemampuan pemrosesan komputer yang dilakukan secara serentak. Istilah ini juga dapat merujuk kepada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut.
  4. Distributed Processing, Mengerjakan semua proses pengolahan data secara bersama antara komputer pusat dengan beberapa komputer yang lebih kecil dan saling dihubungkan melalui jalur komunikasi

PRAKTIKUM 12 JARINGAN KOMPUTER "CISCO DISCOVERY PROTOCOL"



LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
CISCO DISCOVERY PROTOCOL

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSMjopjopE2sgERrU9Ib84vZ6kDU7qf3Cm1JoeQ-95vAyg9UlLF2xb2wzLuqcvcl3LkSfQOv6yl7QswENkHw6wp9BGhEJQrPRLMyf-sxybzt4Q3IHxoiVk_tX6STIu9bOTQze1QFntP7E/s1600/logo+trisakti.jpg





Aulia Akbar
064.013.016





Teknik Informatika

Fakultas Teknologi Industri

Universitas Trisakti

Jakarta – Indonesia

2017


Teori Percobaan
Cisco Discovery Protocol (CDP) adalah tool yang berguna untuk mengatasi incomplete atau innaccurate netwrok. CDP adalah media dan protocol independent, CDP hanya menampilkan informasi tentang koneksi perangkat cisco yang terhubung langsung.
CARA PERCOBAAN

  1. Siapkan topologinya
  1. Pengaturan CLI di Switch0.
ketik :
Switch>en
Switch#conf t 
Switch(config)#do sh cdp


  1. Pengaturan CLI di Switch2.
ketik :
Switch>en
Switch#conf t
Switch(config)#cdp run
Switch(config)#int ran fa0/1-2 
Switch(config-if-range)#cdp enable
Switch(config-if-range)#do sh cdp


3. Buka CLI pada Swith2.
Untuk melihat perangkat tetangga ketik :
Switch#sh dcp neighbors


Kesimpulan
Cisco Discovery Protocol (CDP) adalah tool yang berguna untuk mengatasi incomplete atau innaccurate netwrok. CDP adalah media dan protocol independent, CDP hanya menampilkan informasi tentang koneksi perangkat cisco yang terhubung langsung.

CDP mengirimkan type length values (TLVs) untuk memberikan informasi tentang masing-masing device CDP. Perintah Show CDP neighbors memberikan informasi mengenai :
1. ID dari device
2. Interface local
3. Holdtime
4. Kapasitas
5. Platform
6. Port ID
Dan informasi TLVs yang hanya terdapat di CDPv2 adalah :
1. Domain name VTP management
2. Native VLAN
3. Full atau half duplex


KESIMPULAN


Pada topologi CDP ini, cloud sebagai penghubung dua router. Setelah mengkonfigurasikan PC, Router dan Cloud, kita dapat mengirimkan pesan antar PC. Namun, PC harus terlebih dahulu di Ping dengan IP PC yang lain agar pesan sukses dikirimkan.
Cisco Discovery Protocol (CDP) adalah tool yang berguna untuk mengatasi incomplete atau innaccurate netwrok. CDP adalah media dan protocol independent, CDP hanya menampilkan informasi tentang koneksi perangkat cisco yang terhubung langsung.

CDP mengirimkan type length values (TLVs) untuk memberikan informasi tentang masing-masing device CDP. Perintah Show CDP neighbors memberikan informasi mengenai :
1. ID dari device
2. Interface local
3. Holdtime
4. Kapasitas
5. Platform
6. Port ID

Dan informasi TLVs yang hanya terdapat di CDPv2 adalah :
1. Domain name VTP management
2. Native VLAN
3. Full atau half duple

VIDEO : CDP

PRAKTIKUM 11 JARINGAN KOMPUTER "FRAME RELAY"


LAPORAN PRAKTIKUM  JARINGAN KOMPUTER
FRAME RELAY
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSMjopjopE2sgERrU9Ib84vZ6kDU7qf3Cm1JoeQ-95vAyg9UlLF2xb2wzLuqcvcl3LkSfQOv6yl7QswENkHw6wp9BGhEJQrPRLMyf-sxybzt4Q3IHxoiVk_tX6STIu9bOTQze1QFntP7E/s1600/logo+trisakti.jpg





Aulia Akbar
064.013.016





Teknik Informatika

Fakultas Teknologi Industri

Universitas Trisakti

Jakarta – Indonesia

2017

Teori Percobaan
Frame Relay adalah protokol WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua dari model OSI, dan dapat diimplementasikan pada beberapa jenis interface jaringan. Frame relay adalah teknologi komunikasi berkecepatan tinggi yang telah digunakan pada ribuan jaringan di seluruh dunia untuk menghubungkan LAN, SNA, Internet dan bahkan aplikasi suara/voice
Frame relay adalah cara mengirimkan informasi melalui wide area network (WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing-masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui “virtual circuit” sampai tujuan.

CARA PERCOBAAN

  1. Buatlah topologi seperti berikut ini.
  1. Atur Ip Address semua PC dan Gatway
PC
PC 0
192.168.10.5/24
PC1
192.168.10.6/24
PC2
192.168.20.5/24
PC3
192.168.20.6/24
Gatway : 10.0.0.1
  1. Pengaturan pada router 
Untuk konfigurasi ip address dan frame relay Router, klik icon router dan masukan perintah berikut pda mode CLI router :

Head Office
Router>enable
Router#configure terminal 
Router(config)#hostname HeadOffice
HeadOffice(config)#interface se2/0 
HeadOffice(config-if)#ip address 10.0.0.1 255.0.0.0 
HeadOffice(config-if)#encapsulation frame-relay 
HeadOffice(config-if)#frame-relay lmi-type ansi 
HeadOffice(config-if)#frame-relay inte 
HeadOffice(config-if)#frame-relay interface-dlci 50 
HeadOffice(config-if)#no shutdown 
HeadOffice(config-if)#exit 
HeadOffice(config)#interface fastEthernet 0/0 
HeadOffice(config-if)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0 
HeadOffice(config-if)#no shutdown 
HeadOffice(config-if)#exit 


Branch Office
Router>enable 
Router#configure terminal 
Router(config)#hostname BranchOffice
BranchOffice(config)#interface serial 2/0 
BranchOffice(config-if)#ip address 10.0.0.2 255.0.0.0 
BranchOffice(config-if)#clock rate 64000 
BranchOffice(config-if)#encapsulation frame-relay 
BranchOffice(config-if)#frame-relay lmi-type ansi 
BranchOffice(config-if)#frame-relay interface-dlci 60 
BranchOffice(config-if)#no shutdown 
BranchOffice(config-if)#exit 
BranchOffice(config)#interface fastEthernet 0/0 
BranchOffice(config-if)#ip address 192.168.20.1 255.255.255.0 
BranchOffice(config-if)#no shutdown 
BranchOffice(config-if)#exit 

  1. Pengaturan pada clound
Klik icon Cloud, karena kabel serial dari head office tersambung ke se0 dari Cloud maka kita daftarkan DLCI milik Head Office (50) kedalam interface se0 milik Cloud dan tentukan juga jenis LMI nya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitxofmK5bI32LrCRqgbGzsCBnCkga9WwsIqlXW1-4HsTsQWZhevZKZ5n5leTrvrHpxpcBtA1oUMA1CSgNQ2neV_3bKu1FYXgxbNPPKAzY6eMQeU8f42j98oPnao2bw2TZkm86JIESQHT0/s400/phase.png

Dan untuk se1 Cloud yang terhubung dengan kabel serial milik Branch Office, daftarkan DLCI milik Branch Office (60) kedalam interface se1 milik Cloud dan tentukan juga jenis LMI nya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEZduMvYc05ha5YDGYihVdQDt7OcKPwFV8tqNPUvwp8fJkqd5j2clRMrGmfg_GLIX7gSXWFtCBIDlVWN6tnx-i1oYynEa7h5WApj1fhFkMTVJjzC6MjdO7H4xSHCmaAvbQcSD64pmaHNw/s400/phase.png

Klik pada bagian connection, Frame Relay.. seting interfacenya menjadi 
Serial0 | HeadOffice <--> Serial1 | BrachOffice, kemudian klik add.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglXkht56eLZc9qaE4Pq_WtNuQ6ZxGu_NgPWM81s5iR95ZInciv1mHio4zZY0ISotOkWIVvkPvkyavsQLkpn1r0bn38zc7DSRN8TQV-zQ1lMQKuyPqaM4UDCRphp9jXylAJjr4UTYK7qXs/s400/phase.png

  1. Mengatur konfigurasi Routing Protocol
Klik kembali router dan masukan perintah konfigurasi berikut pada CLI :
Head Office
HeadOffice(config)#router rip 
HeadOffice(config-router)#version 2
HeadOffice(config-router)#network 10.0.0.0
HeadOffice(config-router)#network 192.168.10.0
HeadOffice(config-router)#network 192.168.20.0 
HeadOffice(config-router)#exit 
HeadOffice(config)#exit 
HeadOffice#copy running-config startup-config 
Destination filename [startup-config]? 
Building configuration... 
[OK] 


Branch Office
BranchOffice(config)#router rip
BranchOffice(config-router)#version 2
BranchOffice(config-router)#network 10.0.0.0
BranchOffice(config-router)#network 192.168.20.0 
BranchOffice(config-router)#network 192.168.10.0 
BranchOffice(config-router)#exit 
BranchOffice(config)#exit 
BranchOffice#copy running-config startup-config 
Destination filename [startup-config]?
Building configuration... 
[OK] 

  1. Test Koneksi
lakukan test koneksi


Kesimpulan
Pada topologi CDP ini, cloud sebagai penghubung dua router. Setelah mengkonfigurasikan PC, Router dan Cloud, kita dapat mengirimkan pesan antar PC. Namun, PC harus terlebih dahulu di Ping dengan IP PC yang lain agar pesan sukses dikirimkan.



KESIMPULAN


Pada topologi CDP ini, cloud sebagai penghubung dua router. Setelah mengkonfigurasikan PC, Router dan Cloud, kita dapat mengirimkan pesan antar PC. Namun, PC harus terlebih dahulu di Ping dengan IP PC yang lain agar pesan sukses dikirimkan.

Video : Frame Relay